minggu kedua setelah kegalauanku itu..selalu dan kenapa selalu di akhir minggu ??? aku kira aku bisa
menuliskan sesuatu yang bahagia di dalamnya. Ternyata masih sama dengan akhir
pekan minggu lalu. Aku masih memiliki episode galau karenamu.. hihihih.. :D
tapi kali ini brada dalam kasus yang berbeda. Bukan lagi karena aku kehilangan
kabarmu atau tak lagi diperhatikanmu melainkan karna DEJAVU. Yahh... D E J A V
U , kau tau kan sebuah venomena yang kita anggap pernah terjadi sebelumnya. Dan
sekarang aku sedang mengalaminya.
Dejavu..
Yah, mungkin itu kata – kata yang tepat untuk mewakili apa
yang terjadi padaku hari ini. Firasat ini sama persis seperti bulan lalu tepat
saat dimana aku melihat ‘’segamabar foto kertas’’ di twitter itu. Hari ini
semuanya terulang lagi. Dejavu ini hanya sebuah kebetulan yang sangat kebetulan
atau karena ke-Kepoan ku atas hidupmu ? atas apa yang aku ingin tahu. atas apa yang selalu menari dalam fikiranku. atas apa yang tak pernah jelas itu ?
Lagi – lagi aku terbangun dri tidurku karena mimpi yang
mengganggu itu. Lagi dan lagi [ persis seperti hari itu ] dengan ke-Kepoanku
aku membuka akun twitter itu, yahh.. sebuah akun berinisial @E.M . dan benar
saja , aku kembali melihat ‘’ segmbar foto’’
kali ini bukan lagi ‘’foto kertas’’ tapii foto senyuman dari dua orang
yang saling berdampingan. seharusnya dari awal kau block saja aku dari twittmu.. bukankah itu juga sudah menjadi permintaan terakhirku ? seharusnya kau dapat kabulkan itu . ahh.. ini sungguh menggilakan aku. entah apa maksudmu membiarkan ku melihat kenyataan yang semu.
Aneh rasanya melihat hal itu :} . tapi itulah yang aku
inginkan itu lah yang selalu menjadi
doaku. Agar kamu dan dia selalu berada
dalam satu frame kebahagiaan. Agar kamu dan dia selalu berada dalam janji
setia. Agar kamu dan dia selalu bisa saling menjaga.
Rasa ini ???..
perasaan apa ini ? sakit? Bahagia
? lega ? kecewa? Bingung ? entahlah.. semua beradu menjadi satu, bercampur
menjadi rasa nano – nano. aku serasa berada dalam sebuah film drama yang berharap ini semua tidak nyata. Sama seperti
saat itu tanggal 28 juli . yahh... DEJAVU ini benar- benar terjadi.
Satu yang membuatku senang satu yang membuatku lega dan
bahagia. Bahwa keputusanku utuk pergi adalah tepat. Bahwa keputusanku untuk
ikhlas bisa mengembalikan kebahagianmu
denganya. Bahwa keputusanku untuk tidak mengganggumu bisa kembali memberikan
senyum indah itu.
Pahami.. bahwa cinta harus selalu memaafkan. Bahwa cinta
harus bisa berkorban. Bahwa cinta selalu
siap tersakiti. Kebahagianmu adalah tujuanku. Kini aku lega melepasmu, karna
aku yakin kebahagianmu sudah kembali seperti dulu. :}
Yahh... ini semua DEJAVU.

