aku masih merindukanmu di setiap harinya.
dadaku terasa sesak setiap memikirkannya.
andai kau disini.. ingin ku sandarkan kepala ini tepat di pundakmu.
dan ku teteskan semua amarah dan kerindiuan ini tepat di pelukanmu.
aku sunggu merindukanmu, tak ada sosok yang apa adanya sepertimu.
setiap melintas senyummu dalam ingatanku, desiran di dada ini terasa sangat menyakitkan.
sampai kapan aku mampu bertahan tanpa mu? sampai kapan aku hidup dalam topeng kebahiaan yang sebenarnya palsu ?
sungguh.. aku merindukanmu..