Kamis, 12 Desember 2013

L a r a :')

tersimpan rapih lara yang sudah kamu beri.
semua masih ada disini , di hati yang masih tak berpenghuni.
lara itu tersusun sesuai waktu yang sudah kita lalui.
satu, dua, tiga, atau empat minggu yang tiada guna?
Bodoh, ketika aku mengharapkan seseorang sepertimu.
seseorang yang bahkan tak mampu untuk sekedar melihat keberadaanku.
sampai kapan aku akan menaruh rasa yang terus menyakitiku kepadamu?
ketika 'dia' minta untukku menjauh,
aku diam. 
aku pergi.
namun aku ..... masih berharap dan menanti.
berharap akan melihat tanganmu menarik lagi tanganku.
 andai masa lalu adalah kaca.
akan aku hancurkan tanpa sisa.
andai masa lalu adalah kayu.
akan aku bakar sampai ia menjadi abu.
andai masa lalu itu adalah kamu.
maka akan kuhabiskan hidup dengan lara disepanjang waktu.

Minggu, 06 Oktober 2013

Rindu untuk masalalu

aku ingin mengutip salah satu kata yang Zarry tulis ..

Aku tahu kau akan merindukanku
Aku harap kita akana berjumpa lagi
Pelukan yang hangat
Ciuman yang hangat
Cinta yang hangat
Kuharap kita tak lagi kedinginan seperti ini
Bisa jadi akan sulit membbawa hari
sekarang aku jatuh jauh dari matamu
Rasa ???
Rasanya.....
Rasa tidak akan hilang oleh waktu
Kau akan berada selalu dihatiku,
Kau akan selalu mengawasi setiap degup jantungku
Sampai saat dimana aku akan menjumpai hari yang manis
yahh... "Sampai saat dimana aku menjumpai hari yang manis" . :)
sosok yang berbeda darimu kini ada dihadapanku, sosok yang aku harapkan bisa menjadi wajah baru dalam hidupku, seseoarang yang akan dengan senantiasa mengembangkan senyum dibibirku. mungkin sampai sekarang belum ada yang bisa menggesermu dari hatiku, tapi semoga sosok yang berbeda ini akan mampu.
aku sudah cukup jauh untuk terus mengutuki hatiku yang tak kunjung sembuh. meskipun aku tau.. 
sebenarnya kau dan aku tetap akan sama sama merindu, Mungkin ini keterlaluan. tapi yang sudah lalu masih aku lalui. Aku cinta masa laluku. Kau sudah berlalu mencintaiku, dan aku masih terlalu mencintaimu. selalu.

Sabtu, 05 Oktober 2013

Ini masih pagi gelap 02.00

ini sudah masuk pagi bahkan sudah lewat dari pukul 02.00. aku masih belum bisa memejamkan mataku setelah apa yang terjadi di akhir-akhir ini,yahh... tentang berubah fungsinya bunga tidurku. dan kenapa si bayangmu semakin menjelas . "apa kau merasakan jika aku rindu ? apa kau tau hatiku selalu menunggumu? " alih alih untuk mendapat jawaban justru kekecewaan yang turutbersamanya. Tuhann.. benarkah semua akan sembuh seiring berjalannya waktu ? jika memang begitu, siapa yang akan menompang hatiku untuk menompang paruh waktu  menuju sembuh ?jika bayangnya saja tak mau lenyap dari ingatanku.
" Apa aku harus mencobanya lagi ? bagaimana jika aku tersakiti kembali ?" aaarrghh.. aku benar - benar frustasi untuk hal - hal semacam ini. untuk pertama kalinya aku menjatuhkan hati begitu dallam, hingga ia hancur tak bersisa. Mungkin aku yang salah karena tidak mengukur kedalamnya sebelum kujatuhkan,hingga hatikupun jatuh dan terbentur tanpa ragu.
lelah di hatiku kini seperti benalu, tak mengenal waktu, tak perduli meskipun aku mulai rapuh. lelah ini mencecarku hingga membuatku semakin tersudut, jatuh dan jatuh. "Diam ? Iya, aku hanya bisa diam " mungkin aku hanya bisa terdiam sembari mendengar senandung bimbang di otakku dan menunggu mentari menampakkan senyumnya lagi.
Tapi jarum jam terasa begitu membosankan, hanya mengulangi bunyi tik-tiknya tanpa berputar secara cepat. " mengapa pagi ini lama sekali menjemput matahari agar ia bisa segera menampakan diri ?" Aku bosan di kurung kesepian ini, di tengah sunyi yang sedang bernyanyi. Aku bosan menerawang imajinasiku sendiri dengan sakit hati, aku bosan mengingat sesuatu yang sudah pasti tidak mungkin kembali.
Sungguh aku bosan dengan bunga mimpi yang menghancurkan tidurku.. semoga pagi gelap ini cepat berlalu, berganti dengan mentari yang membentangkan diri menyambut pagi terang. dan membantuku untuk sejenak lari dari masalah yang kuhadapi.


Note : 

L E L A P

Aku sudah berbaring di atas tempat tidur
Aku sudah memadamkan lampu kamar
Kutemukan diriku dalam selimut
Dipejamku menyambut mimpi
Kaulah siluet yang berbicara
Cinta yang datang tanpa cahaya
Bebunyian merdu di dalam gelap
Hitam ppekat yang ku nantikan
Untuk ku simpan di bawah lelap. 

by : Zarry Hendrik

Rabu, 02 Oktober 2013

Bunga Tidur yang tak lagi menjadi Bunga

aku mulai mengutuk rasa yang sempat singgah. yang hadir tanpa undangan dan menetap dengan kuatnya. aku mulai merasa tidak nyaman dengan rasa yang kata orang itu indah. rasa yang mampu menimbulkan bahagia. mana buktinya ? aku tetap tidak nyaman dengan semuanya.
ahhhhh.... aku terus menerus mengeluh dalam desah lemasku. bahkan sampai malam tadi, aku masih di hantui oleh rasa yang sempat menyakiti. pintar sekali ia mencari jalan masuk ke alam mimpi, yang seharusnya hanya aku yang bisa memiliki kunci.
bahkan ini masih pagi buta , tapi aku selalu saja di bangunkan oleh bunga tidur yang menurutku sekarang sudah tidak lagi berfungsi menjadi bunga, melainkan berubah fungsi menjadi pisau yang selalu siap melukaiku setiap kali aku metup mata. yang selalu saja merusak istirahatku dengan egoisnya.
yahh.. aku lelah bermain dengan alam bawah sadarku yang selalu lebih kuat dari logikaku. Mimpi itu ? Bunga Tidur itu ? Bagaimana mereka bisa menyakitiku dengan begitu mudah, hanya berbekalkan rasa kecewa yang mendera ? bahkan bukan ragaku yang mereka bidik, melainka jiwaku yang sedang asik bermain di alam sana. setiap malam ku terbangun, pertanyaan itu selalu menari di kepalaku. Bagaimana bisa mimpi itu selalu datang di malam malam ku?
aku terbangun dengan rasa nyeri yang amat di setiap desiran dadaku, tanpa terasa air dari sudut mataku berhasil melarikan diri dengan sempurna, seperti tak ada lagi benteng yang mampu menghalanginya. aku berfikir dalam sunyi " Aku nyaman bersamanya " itu yang selalu aku rasa, hingga semua kenyamanan itu porak poranda hanya dengan satu kata " KEBOHONGAN " .aku kembali menutup kedua mataku, sambil menghapus butiran air yang sempat jatuh.
"Ya tuhan... bagaimana ini bisa terjadi padaku ?" desahku dalam lirih, desahku yang masih saja tak bisa mengerti, desahku yang masih tak percaya ini benar-benar terjadi. dalam gelap aku menerawang di balik cahaya yang berhasil sedikit mencuri masuk. Sebuah senyum terlintas di ingatanku. "itu dia.. senyum itu !" senyum yang membuatku bodoh untuk tidak melihat kenyataan. senyum yang selalu teduh, senyum yang mampu membawaku kealam yang slalu ingin ku jamah.
Air mataku lagi lagi menerobos dengan mudahnya. hanya dengan mengingat senyummu saja, aku merasa semua akan baik-baik saja, meskipun kenyataannya hanya menjadi kenangan belaka dan hanya meninggalkan luka kecewa yang teramat dalam.
Bunga tidurku yang indah .. kini tak mampu lagi menjadi bunga. Bunga tidurku yang indah selalu berubah menjadi proyeksi luka.

Minggu, 22 September 2013

Bidadari Berhati Beku

Hanya mampu menunggu waktu, dan senja yang selalu datang tepat waktu.
ketikasenja mulai berlalu, sang malam pun datang dengan angkuh.
meskipun bulan dan bintang bersinar terang , tetap saja dinginnya malam mampu membekukan hati yang sempat tak tersentuh.
sehingga bulan dan bintang terkesan rapuh untuk mengindahkan malam.
berharap mendapat satu senyum hangat yang mampu melelehkan kembali hati yang telah beku.
dan sinar mentari akan membantunya agar tetap utuh.
tapi lagi dan lagi.. sebuah senyum tak akan pernah mampu lagi melelehkan hati yang telah beku sekeras batu.
sinar mentaripun hanya mampu menjaga di batas waktu tertentu.
hingga senja hilang dan dingin kembali bersama angkuhnya malam.
tuhan.. adakan penjaga bagi hati yang beku ?
dan rela menemaninya di setiap waktu ? di setiap jam ? menit ? dan detik dalam hidupnya ?
tapi tetap saja, penjaga tidak akan mampu memberi seluruh waktunya hanya untuk melelehkan hati yang beku sekeras batu .
karna penjaga bukan udara yang selalu bebas. penjaga tak ubahnya seperti mentari.
yang selalu memiliki putaran waktu tersendiri untuk datang dan pergi.


Sabtu, 31 Agustus 2013

Episode Menggalau season II [ DEJAVU]



minggu kedua setelah kegalauanku itu..selalu dan kenapa selalu di akhir minggu ??? aku kira aku bisa menuliskan sesuatu yang bahagia di dalamnya. Ternyata masih sama dengan akhir pekan minggu lalu. Aku masih memiliki episode galau karenamu.. hihihih.. :D tapi kali ini brada dalam kasus yang berbeda. Bukan lagi karena aku kehilangan kabarmu atau tak lagi diperhatikanmu melainkan karna DEJAVU. Yahh... D E J A V U , kau tau kan sebuah venomena yang kita anggap pernah terjadi sebelumnya. Dan sekarang aku sedang mengalaminya.
Dejavu..
Yah, mungkin itu kata – kata yang tepat untuk mewakili apa yang terjadi padaku hari ini. Firasat ini sama persis seperti bulan lalu tepat saat dimana aku melihat ‘’segamabar foto kertas’’ di twitter itu. Hari ini semuanya terulang lagi. Dejavu ini hanya sebuah kebetulan yang sangat kebetulan atau  karena ke-Kepoan ku atas hidupmu ? atas apa yang aku ingin tahu. atas apa yang selalu menari dalam fikiranku. atas apa yang tak pernah jelas itu ?
Lagi – lagi aku terbangun dri tidurku karena mimpi yang mengganggu itu. Lagi dan lagi [ persis seperti hari itu ] dengan ke-Kepoanku aku membuka akun twitter itu, yahh.. sebuah akun berinisial @E.M . dan benar saja , aku kembali melihat ‘’ segmbar foto’’  kali ini bukan lagi ‘’foto kertas’’ tapii foto senyuman dari dua orang yang saling berdampingan. seharusnya dari awal kau block saja aku dari twittmu.. bukankah itu juga sudah menjadi permintaan terakhirku ? seharusnya kau dapat kabulkan itu . ahh.. ini sungguh menggilakan aku. entah apa maksudmu membiarkan ku melihat kenyataan yang semu.
Aneh rasanya melihat hal itu :} . tapi itulah yang aku inginkan  itu lah yang selalu menjadi doaku.  Agar kamu dan dia selalu berada dalam satu frame kebahagiaan. Agar kamu dan dia selalu berada dalam janji setia. Agar kamu dan dia selalu bisa saling menjaga.
Rasa ini ???..  perasaan apa ini ? sakit?  Bahagia ? lega ? kecewa? Bingung ? entahlah.. semua beradu menjadi satu, bercampur menjadi rasa nano – nano.  aku serasa berada dalam sebuah film drama yang berharap ini semua tidak nyata. Sama seperti saat itu tanggal 28 juli . yahh... DEJAVU ini benar- benar terjadi.
Satu yang membuatku senang satu yang membuatku lega dan bahagia. Bahwa keputusanku utuk pergi adalah tepat. Bahwa keputusanku untuk ikhlas  bisa mengembalikan kebahagianmu denganya. Bahwa keputusanku untuk tidak mengganggumu bisa kembali memberikan senyum indah itu.
Pahami.. bahwa cinta harus selalu memaafkan. Bahwa cinta harus bisa berkorban.  Bahwa cinta selalu siap tersakiti. Kebahagianmu adalah tujuanku. Kini aku lega melepasmu, karna aku yakin kebahagianmu sudah kembali seperti dulu. :}
Yahh... ini semua DEJAVU.

Sabtu, 24 Agustus 2013

episode menggalau :D

Ini malam minggu ya?? :D aneh aku mengingat ini malam minggu, karena malam ini sangat berbeda bagiku. minggu lalu aku masih melewatkannya bersamamu. yah... bukan secara kasat mata tentunya, tapi kebersamaan abstrak kita kebersamaan hatimu dan hatiku. [ ceile.. lebay banget -_-] :D
hmmmm... jika teman-temanku bilang si ini episode menggalau untuk para makhluk yang sedang sengsara sepertiku. jelas saja kami sengsara, kami makhluk yang mempunyai alat komunikasi tapi sama sekali tak pernah 'berbunyi'. minimal ada sms dari temen gitu ngajakin 'hengout' biar keliatan gaul kayak anak-anak 'mall'. sekalinya da sms ternyata dari operator.
hmm... ngomongin soal sms, aku jadi teringat dengan salah satu sms dari seseorang yang sangat berperan dihidupku [tadinya.. :'D, mungkin sampai sekarang] . isinya :''maaf adhek, mas baru sempat bales, dari kemaren mas sibuk banget nih, kerjaan detlen semua''. yahh... itu balasan sms yang aku kirim satu hari sebelumnya. sesibuk itukah dikau wahay 'abangku tersayang'? ngomongin soal sibuk.. aku inget banget sama salah satu analisa si monic tentang '' HUBUNGAN KESIBUKAN DENGAN PEMBERIAN KABAR BERDASARKAN PENDEKATAN MATEMATIS dan TEORI PROBABILITAS''

she said : aku sedang menganalisa tentang kalimat " maafin,aku sibuk"....well,sibuk sebuah alasan umum yang sering manusia ungkapkan padahal tidak sepenuhnya adalah sibuk...
seharusnya sebelum bilang sibuk,mereka harus belajar matematika dan probabilitas...
kita hubungkan "sibuk" dengan pendekatan matematika...
seperti pelajaran SD,, 1 hari itu terdiri dari 24 jam, 1 jam terdiri dari 60 menit, dan 1 menit terdiri dari 60 detik...jadi menurut matematis 1 hari itu umunya 24 jam = 1440 menit = 86400 detik...
kita hubungkan dengan probabilitas..kita asumsikan kirim sms 2 detik sampai.hmmm atau sekalian ngetiknya aku asumsikan sekali melakukan sms itu 5 menit...jadi probabilitas orang bisa sms minimal 1 kali dalam sehari adalalah (5 : 1440)....sekarang pantaskah kita beralasan "sibuk" untuk sekedar memberi kabar????
berdasarkan hasil analisa tersebut..aku tak akan menggunakan kata SIBUK untuk membenarkan tingkahku..tapi aku pake' kata LUPA...ya,lupa...siapa yang bisa nyalahin orang lupa?..


ehehe... itu analisa aku paling demen deh .. apa bedanya sms dengan twitter? apa bedanya sms dengan watsapp? twitter dan watsapp selalu terupdate, kenapa smsku tak pernah bisa terupdate ? hiikksss :{{


ahh... sudahlah, itu kenangan lalu yang membuatku menjadi mahluk yang mempunyai episode menggalau di malam minggu. ahahaha ... ayeeeeeee :D

Senin, 20 Mei 2013

kabarmu..


Pagi ini hujan turun lagi... Membasahi tanah yang sempat kering tadi, seperti hadirmu untukku...
Ketika ia reda ,rasa dinginnya tetap melekat, sedingin hatiku tanpa kabar darimu semalaman ini.
kemana kau ??? atau.. Dimana kau ??? ahhhh.. entah lah :(
imajinasiku menerawang jauh, ya mungkin kau sedang bersamanya .. ia yang "mengikatmu" atau memang kau sempat lupa akan sosokku yan menunggumu ?
Tak bisa lagi berkatakata jika memang seperti itu adanya, :( aku hanya bisa menunggu, menanti, di waktu dan keadaan yang salah..

Senin, 13 Mei 2013

kau

senyuman itu slalu  terlihat teduh, membuat tulangku serasa remuk setiap kali melihatnya, meleleh seperti gulali yang dipanaskan, melayang seperti bulu yang ditiupkan udara, wajahnnya terpahat  sempurna, sangat indah.. :}
sungguh  aku lemah dibuatnya,, selalu tak bisa berkata-kata setiap melihat  rupanya. magnet yang kau miliki menarik kuat  magnet yang ku miliki. menutup semua  celah  yang terdapat  disekelilingku, membuatku lupa  dengan  apa yang  "mengikatmu".
rasionalku mati seketika ketika harapan itu  mulai ada  dan memberi sedikit nafas baru untukku melangkah..  meski semu  dan maya semua sungguh terasa  sempurna..

Kamis, 18 April 2013

fatamorgana

F A T A M OR G  A N  A..
yahh..  itu  yang  orang  katakan ketika ku bincangkan anganku kedepannya..
tentang  apa yang melayang di ambang  pintu mimpiku..
tentang semua  hal yang semu ..
namun  tak sedikitpun aku perduli..
meskipun ini  hanya  sebuah fatamorgana..
langkahku tak akan pernah stag disini..
untuk menjadikan nyata fatamorgana  yang ku miliki..

Selasa, 16 April 2013

DIZZY !

kembali malam menemaniku dalam dinginnya.
membantu sedikit merilexkan diri di depan layar yang tak kunjung redup.
dengan sedikit alunan suara yang bernada.
dengan kebanyakan pertanyaan di benaku yang tak kunjung terjawab.

malam ini tak memberikan tangisan seperti biasanya.
namun ekspresinya cukup memberikan hawa dingin.
membuat otak semakin membeku dengan bayangan bayangan abstrak.
yang dengan bersusah payahnya tetap saja tak bisa aku gambarkan dengan kejelasannya.

berharap mendapat sedikit hembusan ilham.
agar terlihat sedikit gambaran dari romansa abstrak yang ada.
sungguh buntu dibuatnya oleh dingin malam.
hingga terpaku tiada berkedip dari layarku. 

otakku berhenti pada frekuensi ini.
coretan hitam di atas lembaran itu sunggu membuatku rapuh.
oh tugasku.. sungguh kau berhasil mengusik malamku yang kelabu.
kini kesibukanku adalah menjamahmu.

Selasa, 09 April 2013

Cahaya

Aku terduduk di bawah cahaya itu, cahaya yang selalu mampu memberi kehangatan untukku, ketika aku terlarut dalam dinginnya kelam, tersudut dengan sepinya malam, aku berharap pada cahaya yang selalu dapat membuatku terjaga dari keterpurukan malam, kepada cahaya yang memberi sedikit sinar kehidupan, kepada cahaya yang selalu memiliki kekuatan untuk sebuah pengharapan.

Kini aku berjalan bersamaan dengan putaran cahaya, cahaya yang selalu memutar mengakhiri twilightnya (peristiwa cahaya Matahari terlihat mulai akhir senja hingga fajar) dan menuju terangnya. aku berjalan lurus memandang ke atas, sekilas terlihat lingkaran cincin sebuah cahaya , seperti cincin kehidupanku yang tak akan pernah terlepas dari kelam malam dan sepinya. seperti lingkaran hidup yang senantiasa mengikutiku dari sudut nyata hingga kesudut mayaku, seperti lingkaran hidup yang tak henti merusak imajinasi nyataku. hingga akhirnya cincin itu hilang bersamaan dengan redupnya cahaya di ujung senja.

langkahku seketika terhenti, memandang senja yang kian menepi, yah.. aku terhenti di ujung senja itu, karna kelam dan sepinya malam akan mengikatku kembali,membiarkanku terlentang di peraduan yang terasa pilu. membiarkanku menunggu dengan hati sembilu. hingga kutemukan secercah cahaya abadiku yang tak akan hilang dalam senja itu.


Senin, 08 April 2013

Warna :)

Kadang banyak hal hal yang tidak dapat di utarakan dengan mulut terbuka. 

Hanya bisa mengumpat lewat batin semata. saat apa yang kita harapkan tak lalu juga menjadi nyata.

Senyum yang menyerupai kebahagaian atau kesakitan yang tidak kunjung terungkapkan. ketika melihat sosok bayangan samar, abu-abu, yang tak pernah kunjung menjadi berwarna.
Impianku, Harapanku, tak juga menjadi realita yang ku jalani setelah ku lepas para sosok bayang abu-abu yang sempat sebentar singgah.
kini semua terlihat begitu berwarna, setelah aku lepas keabu-abuan itu dari diri yang tak kunjung berhenti untuk bermimpi. Apakah itu benar adanya ? bahwa aku adalah sosok yang menghilangkan para warna ?? sehingga semua terkesan abu-abu saat berada di dekatku ? atau.. Para warna itu enggan menunjukan warnanya kepadaku , sehingga hanya perpaduan hitam dan putih atau abu-abu yang berada disisiku.. aku membenci para warna yang membuat hidupku kelam karna keengganan mereka menunjukan warnanya saat didekatku.
Aku hanya memimpikan mendapatkan sesosok warna yang terang, yang jelas , tanpa harus ku tunggu prosesnya untuk mendapatkan warna itu. apa aku salah ketika aku memimpikan realita yang ku anggap indah? mengapa keabu-abuan itu menjadi sangat berwarna ketika kulihat dari keterpurukanku yang berada di sudut hitam ini. apakah salah ketika sesal itu menjadi nyata di depan mata ? toh aku hanya menyesali ketika memandang warna-warna itu sebagai ke abu-abuan belaka.
 
yahh.. :) dan kini kulihat semua indah, kan ku lepas keabu-abuan itu agar mereka menjadi berwarna, setidaknya aku bs menikmatinya dari balik kelam warna yang ku punya, dan kan ku lihat mereka sebagai pelangi yang indah ketika kekelaman itu mulai sedikit sirna .. :)