Jumat, 25 September 2015

sakit hati

sesakit ini kah untuk berada di sampingmu ? perdebatan kita yang tak berujung, aku tidak menyangka kau akan melakukan ini padaku, pantaskah kata-kata seperti itu kau ucap untuk ku. sungguh aku terpaku. hanya bisa memaki tanpa mampu menjelaskan apa rasa yang ada di dalam hati. sungguh kau orang yang jahat.
tak pantas aku meneteskan air mata ini, namun perihnya sudah terlanjur melukai sampai ke uluh hati.
Aku kecewa,, haruskah aku mengumpat lebih banyak lagi ?
Bajingan ? Keparat ? Sialan ?
tak ada guna semua kata itu, kau orang berhati batu. aku percaya tak satupun kau peduli.
kau tau apa tentang hati wanita, bahkan tidak sedikitpun kau memahaminya. tapi kau bicara seolah-olah tuhan. aku ingin berhenti. hatiku sudah tak sanggup lagi menerima hinaan-hinaan ini.
ku mohon pergilah,, aku benci dirimu ada disiku, karna hanya ada luka!
bukankah kita pernah berpisah? lalu mana janji yang sempat kau ikrarkan saat kita kembali bersama? kau bilang kau tidak akan lagi membuatku terluka. ini bahkan lebih dari luka yang lama. sungguh aku benar-benar ketewa.
sakit ini ngga bakal pernah aku lupa!!!