Kamis, 18 April 2013

fatamorgana

F A T A M OR G  A N  A..
yahh..  itu  yang  orang  katakan ketika ku bincangkan anganku kedepannya..
tentang  apa yang melayang di ambang  pintu mimpiku..
tentang semua  hal yang semu ..
namun  tak sedikitpun aku perduli..
meskipun ini  hanya  sebuah fatamorgana..
langkahku tak akan pernah stag disini..
untuk menjadikan nyata fatamorgana  yang ku miliki..

Selasa, 16 April 2013

DIZZY !

kembali malam menemaniku dalam dinginnya.
membantu sedikit merilexkan diri di depan layar yang tak kunjung redup.
dengan sedikit alunan suara yang bernada.
dengan kebanyakan pertanyaan di benaku yang tak kunjung terjawab.

malam ini tak memberikan tangisan seperti biasanya.
namun ekspresinya cukup memberikan hawa dingin.
membuat otak semakin membeku dengan bayangan bayangan abstrak.
yang dengan bersusah payahnya tetap saja tak bisa aku gambarkan dengan kejelasannya.

berharap mendapat sedikit hembusan ilham.
agar terlihat sedikit gambaran dari romansa abstrak yang ada.
sungguh buntu dibuatnya oleh dingin malam.
hingga terpaku tiada berkedip dari layarku. 

otakku berhenti pada frekuensi ini.
coretan hitam di atas lembaran itu sunggu membuatku rapuh.
oh tugasku.. sungguh kau berhasil mengusik malamku yang kelabu.
kini kesibukanku adalah menjamahmu.

Selasa, 09 April 2013

Cahaya

Aku terduduk di bawah cahaya itu, cahaya yang selalu mampu memberi kehangatan untukku, ketika aku terlarut dalam dinginnya kelam, tersudut dengan sepinya malam, aku berharap pada cahaya yang selalu dapat membuatku terjaga dari keterpurukan malam, kepada cahaya yang memberi sedikit sinar kehidupan, kepada cahaya yang selalu memiliki kekuatan untuk sebuah pengharapan.

Kini aku berjalan bersamaan dengan putaran cahaya, cahaya yang selalu memutar mengakhiri twilightnya (peristiwa cahaya Matahari terlihat mulai akhir senja hingga fajar) dan menuju terangnya. aku berjalan lurus memandang ke atas, sekilas terlihat lingkaran cincin sebuah cahaya , seperti cincin kehidupanku yang tak akan pernah terlepas dari kelam malam dan sepinya. seperti lingkaran hidup yang senantiasa mengikutiku dari sudut nyata hingga kesudut mayaku, seperti lingkaran hidup yang tak henti merusak imajinasi nyataku. hingga akhirnya cincin itu hilang bersamaan dengan redupnya cahaya di ujung senja.

langkahku seketika terhenti, memandang senja yang kian menepi, yah.. aku terhenti di ujung senja itu, karna kelam dan sepinya malam akan mengikatku kembali,membiarkanku terlentang di peraduan yang terasa pilu. membiarkanku menunggu dengan hati sembilu. hingga kutemukan secercah cahaya abadiku yang tak akan hilang dalam senja itu.


Senin, 08 April 2013

Warna :)

Kadang banyak hal hal yang tidak dapat di utarakan dengan mulut terbuka. 

Hanya bisa mengumpat lewat batin semata. saat apa yang kita harapkan tak lalu juga menjadi nyata.

Senyum yang menyerupai kebahagaian atau kesakitan yang tidak kunjung terungkapkan. ketika melihat sosok bayangan samar, abu-abu, yang tak pernah kunjung menjadi berwarna.
Impianku, Harapanku, tak juga menjadi realita yang ku jalani setelah ku lepas para sosok bayang abu-abu yang sempat sebentar singgah.
kini semua terlihat begitu berwarna, setelah aku lepas keabu-abuan itu dari diri yang tak kunjung berhenti untuk bermimpi. Apakah itu benar adanya ? bahwa aku adalah sosok yang menghilangkan para warna ?? sehingga semua terkesan abu-abu saat berada di dekatku ? atau.. Para warna itu enggan menunjukan warnanya kepadaku , sehingga hanya perpaduan hitam dan putih atau abu-abu yang berada disisiku.. aku membenci para warna yang membuat hidupku kelam karna keengganan mereka menunjukan warnanya saat didekatku.
Aku hanya memimpikan mendapatkan sesosok warna yang terang, yang jelas , tanpa harus ku tunggu prosesnya untuk mendapatkan warna itu. apa aku salah ketika aku memimpikan realita yang ku anggap indah? mengapa keabu-abuan itu menjadi sangat berwarna ketika kulihat dari keterpurukanku yang berada di sudut hitam ini. apakah salah ketika sesal itu menjadi nyata di depan mata ? toh aku hanya menyesali ketika memandang warna-warna itu sebagai ke abu-abuan belaka.
 
yahh.. :) dan kini kulihat semua indah, kan ku lepas keabu-abuan itu agar mereka menjadi berwarna, setidaknya aku bs menikmatinya dari balik kelam warna yang ku punya, dan kan ku lihat mereka sebagai pelangi yang indah ketika kekelaman itu mulai sedikit sirna .. :)