tersimpan rapih lara yang sudah kamu beri.
semua masih ada disini , di hati yang masih tak berpenghuni.
lara itu tersusun sesuai waktu yang sudah kita lalui.
satu, dua, tiga, atau empat minggu yang tiada guna?
Bodoh, ketika aku mengharapkan seseorang sepertimu.
seseorang yang bahkan tak mampu untuk sekedar melihat keberadaanku.
sampai kapan aku akan menaruh rasa yang terus menyakitiku kepadamu?
ketika 'dia' minta untukku menjauh,
aku diam.
aku pergi.
namun aku ..... masih berharap dan menanti.
berharap akan melihat tanganmu menarik lagi tanganku.
andai masa lalu adalah kaca.
akan aku hancurkan tanpa sisa.
andai masa lalu adalah kayu.
akan aku bakar sampai ia menjadi abu.
andai masa lalu itu adalah kamu.
maka akan kuhabiskan hidup dengan lara disepanjang waktu.
hari ini tarian jemariku membawaku kepada sebuah barisan kata yang mampu menamparku..
BalasHapusterimakasih atas tamparanmu meskipun aku tak mengenalmu..
semoga lara mengindahkanmu, hingga indahmu memudarkan laramu..
amin.. terimakasih :)
Hapus